Novel Surat Cinta Untuk Akhwat

0 Comments


Yuk Kunjungi  Toko Online Dari blog Ini

Disini kamu bisa berjualan apapun dari fashion pria wanita, pulsa, paket data, dan lain-lain. Keuntungan 1juta/bulan. Tunggu apalagi buruan daftar.

"Teruslah berbuat baik meski itu melelahkan, karena lelahnya akan hilang sedangkan pahalanya InsyaAllah akan terus ada"

Prolog
 
Apa salahnya kalau aku menulis sebuah surat cinta dan apa salahnya kalau aku meninggalkanmu untuk kembali mengingat-Nya?, aku berfikir ini adalah jalan terbaik untuk kita berdua untuk selalu mengingat azab Allah yang sangat pedih. 

BURHAN FAUZI RAYATULLAH seorang Laki-laki yang berusia 17 tahun,yang memiliki sifat yang pendiam,mudah bergaul, dan pemaaf. Dia penghafal Al-Qur’an dan Dia sangat suka menulis puisi dan novel, hobinya sangat suka membaca tiap-tiap hari selalu membaca.
AISYAH SALSABILA gadis yang sangat pintar menghafal Al-Qur’an dan Pandai membaca Al-Qur’an dengan Tartil yang suaranya sangat merdu. Dan dia yang telah memasuki kehidupannya dengan penuh warna dan mengubah kehidupannya menjadi lebih baik.
FERY ARIANSYAH dia sahabat terbaiknya, selalu menemani hari-harinya dan selalu mengingatkan kalau berbuat salah.
ANANDA SYIFA dia juga sahabat terbaiknya yan selalu membantu aku kalau sedang mengalami banyak masalah dan kesusahan.
RANDY SETYAWAN dia adalah laki-laki yang suka membuat masalah atau onar untuknya. Dia juga selalu merendahkannya dan suka mengejek.  
Ustad Rifai dia yang mengajarkan Burhan tentang muraja'ah yang benar dan dia adalah guru yang Burhan sukai.


Part 1

Perkenalkan namaku burhan umurku 17 tahun tinggal dengan keluarga kecil sederhana, aku sangat suka membaca, dan menulis buku.
Waktu menunjukkan pukul 02.30 alarm berbunyi KRING KRING KRING membangunkanku menghentikan mimpi indahnya. Matanya mulai membuka sedikit demi sedikit dan mulai berdiri untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat tahajud. Setelah selesai memunaikan shalat tahajud aku melanjutkan dengan membaca Al-Qur’an. Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah ternama dikota Klaten, Aku sangat grogi awal masuk sekolah.

Sebelum berangkat sekolah umi telah membuatkan sarapan nasi goreng yang sangat aku sukai. Setelah aku selesai makan, abi langsung mengantarkanku sekolah baru. Sesampainya di sekolah aku langsung mencari namaku yang ditempel-tempel dijendela kelas masing-masing. Setelah aku temukan kelasnya aku langsung duduk di belakang tiba-tiba ada seseorang yang menyapaku.

“Assalamu’alaikum, perkenalkan namaku fery. Bolehkah saya duduk disini?” Ujar laki-laki yang mau ingin dududk disampingku

“Wa’alaikumsalam, owh iya perkenalkan juga namaku burhan. Tentu boleh silahkan duduk” Ujar burhan

“syukron” Ujar fery

Bel masuk telah berbunyi semua siswa-siswi masuk kedalam kelas. Kemudian disusul oleh Guru yang ingin mengajar dikelasku. Pelajaran pun mulai berlangsung tetapi hari pertama masuk sekolah siswa-siswi hanya memperkenalkan dirinya masing-masing didepan kelas.

Bell istirahatpertama berbunyi semua siswa-siswi keluar dari kelas masing-masing  untuk menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuha. Setibanya aku menuju masjid terdengar suara lantunan ayat suci Al-Qur’an dengan suara yang indah dan merdu, dibacakan oleh seorang ikhwan. Setelah selesai shalat aku melanjutkan dengan membaca Al-Quran.

Setelah selesai lalu Bel masuk telah berbunyi. Semua mulai masuk kekelas masing masing pelajaran pun dimulai,tapi hari ini pulang agak cepat karena baru awal masuk dan guru-guru  akan mengadakan rapat. Aku tidak tahu kalau pulang agak cepat, aku langsung menelepon abi untuk menjemputku. Setelah menunggu dan terus menunggu akhirnya abi datang dan kembali ke rumah. Setibanya dirumah aku langsung mengganti pakaian dan langsung makan siang, ditengah makan siang aku melihat jam udah menunjukkan pukul 13.00 aku kaget karena belum shalat dhuhur, aku langsung menyelesaikan makan dan langsung shalat Zhuhur.


Part 2

Seperti biasanya aku terbangun untuk melaksanakan Shalat tahajud karena akan mendekatkan dirimu kepada Allah, menghapus kesalahan dan menjaga diri dari dosa. Dan seletelah itu dilanjutkan membaca Al-Qur’an surat Ar-Rahman, setelah selesai aku kembali ke tempat tidur tak disangka aku ketiduran, biasanya aku kalau setelah selesai aku biasanya membaca buku-buku. Aku ketiduran sampai azan subuh, ketika aku mendengar azan subuh aku segera menuju ke masjid karena jarak masjid dari rumah sangat dekat. Setelah selesai menunaikan shalat shubuh burhan membaca buku sambil menungu waktu.
Jam menunjukkan pukul setengah lima burhan segera mandi dan berpakaian seragam sekolah. Sebelum berangkat aku sarapan pagi dulu.
Setelah selesai aku berpamitan kepada umi dan abi
“Umi Abi aku berangkat sekolah dulu yah, Assalamu’alaikum” ujar aku sambil mencuim tangan abi umi
“Wa’alaikumsalam, hati-hati dijalan” Ujar Umi
Hari ini aku akan berangkat sekolah naik motor sendiri agar tidak merepotkan abi. Aku berangkat sekolah sesampainya disekolah aku memakirkan motor dan masuk kedalam kelas. Sesampainya dikelas ternyata masih sepi Cuma aku yang berada dikelas tiba-tiba datang seorang Akhwan masuk kekelasnya kayaknya dia bernama Aisyah, datang lagi Fery teman sebangkunya.
“Aku mau tanya kamu ikut ekstra kulikuler Apa?” kataku
“Apa ya? Aku pilih basket aja” kata fery
“ohh sama berarti, ngomon-ngomong kamu tinggal dimana?” kataku
“kamu juga ikut ekstra basket too,berarti aku ada temen ee. Aku tinggal di Kla****” kata fery
“owh,. Makanya aku lihat kamu tadi dijalan dianter ayahmu” kataku
“lihat dimana kamu han”kata fery
“Di lampu merah Dekat alfamart”Kataku
“Owh”
Lama-kelamaan banyak orang yang berada dikelas tiba-tiba bell masuk berbunyi kemudian guru masuk kedalam kelas. Hari ini guru akan mengadakan pemilihan ketua kelas dan pengurus lainya. Guru menulis di papan tulis:
Ketua: Burhan fauzi rayatullah
Wakil ketua: Fery Ariansyah
Sekertaris 1: Putri Silsilah
Sekretaris 2: Aisyah Salsabila
Bendahara 1: Ananda Syifa
Bendahara 2: Nanda asyila
Aku kagetdan terkejut kalau aku terpilih menjadi ketua kelas tapi mau berbuat apa itu sudah keputusan bersama,  Aku harus bertanggung jawab mengurus kelas dan memimpin kelas agar tidak ada masalah.
 
                                     ***
Bell Pulang telah berbunyi tapi aku masih didalam kelas bersama fery dia sedang menunggu jemputan, aku menemaninya sampai dia dijemput. Setelah fery dijemput oleh ayahnya aku juga ikut pulang. Tapi sebelum pulang masih ada seseorang yang berada dikelas seorang akhwan yang sedang mambaca Buku dia ternyata Aisyah entah dia sedang menunggu siapa. Aku langsung aja pulang.
Tibalah kerumah mengetuk pintu rumah dan dibuka oleh umi. Aku langsung mencuim tangan dan masuk kedalam kamar. Sorenya aku harus mengajar adik-adik didesaku untuk mengaji karena didesaku guru ada 1 aku berniat untuk membantunya.
Malam pun tiba aku tidur besok harus sekolah.
Do'aku hari ini:
Ya Allah..., Hari ini aku dalam kekhusukan dan keihlasan dihadapan hamparan rezekimu.
Ya Allah..., Kau ciptakan aku dari tiada, menjadi ada. Kemudian kau kembalikan aku kepadamu,
Ya Allah..., Kehidupanku bejalan dan berputar sesuai dengan kehendakmu.
Ya Allah...., Hari ini telah sampai usia ku dalam kedewasaan, jadikanlah aku menjadi khusuk dan tawaduk dalam menerimah hikmah dan berkahmu bertambah usia dalam hitungaku, berkurang pula usiaku dalam hitunganmu.
Ya Allah.., Panjangkanlah usiaku agar aku dapat hidup dan menjadi bermanfaat bagi ummatmu yang lain Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih memandang hidup dengan penuh makna dalam kebesaranmu Panjangkanlah usiaku agar aku dapat lebih bersyukur atas nikmat dan rezeki yang Engkau anugerahkan kepadaku.
Ya Allah...., Jadikanlah aku termasuk ke dalam orang-orang yang senantiasa bersyukur terhadap rezeki dan anugrah yang Engkau berikan.
Ya Allah...., Terimakasih Engkau telah mengangkat aku menjadi makhluk dengan derajat yang tinggi Terimakasih engkau telah memberikan Cahaya Keimanan kepada kami agar kami dapat mengenalmu,
Terima Kasih Ya Allah…Ya Rabbi.

Part 3

Klau kita suka seseorang, jangan beritahu si dia.
Nanti Allah kurangkan rasa cinta padanya.
Tapi luahkan pada Allah, beritahulah Allah.
Allah Maha mengetahui siapa jodoh kita.
Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yg tak kunjung datang, Allah SWT mempunyai Cinta & Kasih yang lebih besar dari segalanya & Dia telah menciptakan sseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.
Ketika kau merasa bahawa kau mencintai seseorang, namun kau tahu cintamu tak terbalas Allah SWT tahu apa yg ada di depanmu & Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu.
Cukup cintai dalam diam.
bukan kerana membenci hadirnya.
tetapi menjaga kesuciannya.
bukan kerana menghindari dunia.
tetapi meraih syurga-NYA.
bukan kerana lemah untuk menghadapinya.
tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus & menyelusup.
Cintailah dgn keikhlasan
Kerana tentu kisah Fatimah & Ali Bin Abi Talib diingini oleh hati
tetapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi..??
Jangan memberi harapan pada yang belum pasti, kelak ada insan yang bakal dilukai,
Jangan menaruh harapan pada yang belum tentu dimiliki, nanti hati yang kecewa sendiri.
Sebaliknya, gantunglah segenap pengharapanmu kepada Yang Maha Memberi, nescaya dirimu tak sesekali dizalimi, kerana Dia mendengar pengharapanmu setiap kali & Dia menunaikannya dgn cara-Nya yg tersendiri.
Cukup cintai dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan & keikhlasan
Krn tiada yang tahu rencana Tuhan
mungkin saja rasa ini ujian yg akan melapuk atau membeku dengan perlahan.
Kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan serahkan rasa itu pada Yang Memberi & Memilikinya biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya.
If you really love her, you won't touch her.
Not even the slightest bit.
You'll protect her dignity and sacredness as a muslim.
Just hold her in your heart for a few more years ..
then you can do it the halal way..
###
Hari berikutnya paginya aku merasakan pusing dan demam. aku langsung diantar abi ke rumah sakit,kata dokter aku harus istirahat dirumah beberapa hari ini. Aku hari ini tidak masuk sekolah, surat dokter sudah diantarkan abi ke sekolah.
Aku hanya bisa tiduran dirumah saja.
"Tidak ada yang menimpa seorang muslim dari kepenatan, sakit yang menahun, kebimbangan, kesedihan, penderitaan, kesusahan, atau hanya tertusuk duri, kecuali dengan itu Allah hapus dosa-dosanya."
(H.R. Bukhari).
Aku tahu ini adalah cobaan dari Allah atas dosa yang aku perbuat selama ini, mungkin sakitku ini menghapus dosaku ini.
Waktu menunjukkan pukul 10 aku harus minum obat lagi aku mengambil roti yang ada disampingku lalu aku makan setelah selesai aku minum obat. Seletalah minum obat aku tiduran lagi dan bermain HP, dan ternyata aku ketiduran setelah bermain HP.
Jam 12 aku mulai bangun karena suara azan. Karena badanku mulai membaik aku putuskan saja mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat Zhuhur, setelah selesai shalat Zhuhur aku berjalan ke ruang tamu, tiba-tiba umi dateng dan bertanya
"Gimana sudah mendingan pusingnya? " ucap umi
"Alhamdulillah umi agak mendingan" ucapku
"kembali kekamar sana kata dokter kamj harus istirahat yang banyak"ucap umi
"Ya umi nanti. Dikamar gerah banget aku ingin udara segar" ucapku
"yaudah" ucap umi
Setelah berbincang- bincang Umi pergi ke dapur untuk masak untuk makan siang, Aku hanya duduk di ruang tamu. Setelah beberapa saat aku kembali kekamar membaca-baca buku yang ada di rak buku, aku sangat suka membaca " Tausiyah Cinta" aku sangat suka ceritanya bahkan aku sering sekali membaca buku itu.

***
Malam pun tiba aku harus tidur lebih cepat karena aku besok harus sekolah. 

Part 4
"Rencana Allah jauh lebih indah"
Hari berikutnya setelah badanku mulai membaik aku putuskan untuk sekolah tetapi aku harus jaga kesehatan dan jangan kecapek-an.aku bersiap-siap untuk sekolah aku sementara diantarkan abi. Pukul 06.50 aku sampai disekolah dikelas sudah terlihat temanya yang sedang menunggu dirinya. Siapa lagi kalau bukan teman sebangkunya fery.

"Han" ucap fery sambil berjabat tangan
"iya ada apa?" ucapku
"kemarin kamu tidak pergi sekolah kenapa?" ucap fery
"Owh kemarin,. Kemarin aku lagi sakit" ucapku
"emangnya sakit apa?" ucap fery
" hem, demam sama pusing. Kemarin ada tugas atau PR gak?" ucapku
"Owh. Enggak ada kog" ucap fery
"Oke lah makasih"
Bel berbunyi menandakan akan dimulainya Pelajaran pertama.aku mempersiapkan buku pelajaran buat jam pertama, tiba-tiba temen ku yang berada di depanku tak lain adalah Randy bertanya;
"kenapa kemarin gak masuk? Bolos ya" ucap Randy
"jangan bilang bolos, dia itu kemarin lagi sakit" sahut Fery
"heh kog kamu bisa tau dari mana" ucap randy
"Iya memang bener kata fery kemarin aku lagi sakit" ucapku

"ealah kebanyakan alasan bilang aja gak mau masuk sekolah pengen bolos" ucap Randy

" heh randy pagi-pagi udah ngajak ribut kamu😈" ucap fery
"udah-udah fer sabar, biarkan saja dia berkata yang dia mau" ucap ku
Setelah 2 jam siswa-siswi dikelasku mengikuti pelajaran matematika tibalah bel istirahat berbunyi.
Teeeet - teeeet - teeett
"han kita kekantin yok" ajak Fery
"maaf fer aku lagi puasa sunah, kamu sendiri aja sana"
" masa aku sendiri biasanya sama kamu ogt. Kemarin rabukan kamu lagi sakit kenapa hari ini kamu puasa" keluh fery
"kamu kan sudah terbiasa sendiri to😂😂.. hem aku pengen aja puasa dan badanku sudah membaik juga kog " ucapku
"ya udah lah aku mau kekantin dulu Assalamu'alaikum" ucap fery
"Wa'alaikumsalam" jawabku
keadaan dikelas sangat sepi karena semuanya pergi ke kantin untuk makan mengisi perutnya. Dikelas tidak ada kegiatan aku mulai membuka Al-Qur'an, dikelas aku salah satu yang gemar menghafal Al-Qur'an. Aku telah menghafal sebagian Surat yang ada didalam Al-Qur'an ada salah satu surat yang aku suka yaitu surat Ar-Rahman.
Tiba-tiba aku mendengarkan suara lantunan Surat Ar-Rahman yang sangat merdu dan indah.
"siapa yang membaca ayat-ayat yang indah ini" batinku
Aku terbawa oleh suasana, aku sangat memperhatikan dan terharu kepada Akhwat yang membaca surat Ar-Rahman tersebut.
Aku mencari-cari orang yang membaca surat itu, aku melihat kekanan kekiri ternyata yang membaca surat tersebut adalah Aisyah seorang Akhwat
Dari kejadian itu aku mulai kagum dengan Akhwat tersebut. Aku juga diam diam memperhatikan Akhwat tersebut..

Part 5
Mengagumimu Dalam diam, itu caraku. Karena bukan kata tapi hati yang berbicara"

Pukul 12.00 semua siswa menuju ke masjid untuk melaksanakan shalat dhuhur berjamaah. Aku dan fery menuju ke masjid segera mengambil air wudhu. Setelah shalat selesai aku masih dimasjid bersama fery,aku membuka Al-Qur'an dan mulai membaca itu kebiasaanku kalau selesai shalat. Tak disangka jam menunjukkan pukul 12.30 aku langsung berlari menuju kelas.
Disaat aku dan fery lari tiba-tiba aku menabrak seorang perempuan, sehingga dia terjatuh.
Brruuukkkkk
"Aduuh" ucap perempuan itu tak lain adalah Aisyah teman sekelasnya.
"Maaf-maaf aku tidak sengaja, kamu nggak kenapa-kenapa kan?" ucapku.
"Iya iya aku nggak kenapa-kenapa kog" ucap aisyah itu.
"Lain kali kalau jalan pake mata dong, untung gak kenapa-kenapa, coba kalau sampai Aisyah kenapa- kenapa? " sahut temannya Aisyah tak lain Ananda.
"Iya iya, intinya aku sudah minta maaf da" balas ku.
" Udah-udah, ayo kita masuk kelas udah masuk nihh" ucap Aisyah sambil menarik tangan Ananda.
Setelah 2 jam siswa-siswi dikelasku mengikuti pelajaran Biologi tibalah bel Pulang berbunyi berbunyi.
Teeettt-teeett-teeett.
Aku keluar kelas dan menuggu jemputan abi. Pukul 14.30 aku sampai dirimah.
"Assalamu'alaikum" ucapku.
"Wa'alaikumsalam"
"aku mau masuk kamar dulu ganti pakaian, capekk" ucapku.
"iya han" ucap uminya.
Aku menggati pakaian terus berbaring sebentar di kamar sederhananya sambil bermain Hp.
Waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 suara azan 'asar sudah terdengar aku mengambil air wudhu untuk melaksanakan shalat 'asar.
Selesai shalat.
Aku berdo'a kepada Allah.
Ya Allah,
Jadikanlah cintaku pada-Mu sebagai suatu yang paling kucintai.
Ya Allah..
Jika pendampingku telah Engkau tetapkan, maka gerakkan hatinya untuk menujuku.
Pertemukanlah kami dalam sebaik-baiknya pertemuan untuk menuju Ridha-Mu.
Karena Engkaulah yang berhak atas hati hamba-hamba-Mu.
Dan Engkau juga yang kuasa membolakbalikkannya.
Ya Allah..
Jika dia masih jauh, maka dekatkanlah.
Dekatkan hati kami dalam sebuah ikatan karena-Mu. Tautkanlah hatiku dengan hatinya yang sama-sama mengharap dan mendamba sebuah keinginan menuju ridha-Mu.
Ya Allah..
Yang Maha Pecinta. Yang Maha Pemilik cinta sejati.
Jika cintaku Engkau ciptakan untuk dia,
Tabahkan hatinya..
Teguhkan imannya..
Tegarkan penantiannya..
Ya Allah..
Sang Pemilik Hati.
Jika hatiku Engkau ciptakan untuk dia, penuhi hatinya dengan
Kasih Sayang-Mu.
Terangi langkahnya dengan Cahaya-Mu.
Limpahkan kelapangan dalam qalbunya dengan kesabaran.
Temanilah dia dalam kesepian.
Ya Allah..
Tiada tempat ku bersandar selain kepada-Mu.
Kutitipkan cintaku pada-Mu untuknya.
Kutitipkan sayangku pada-Mu untuknya.
Kutitipkan rinduku pada-Mu untuknya.
Mekarkan cintaku bersama cintanya.
Satukan hidupku dan hidupnya dalam Cinta-Mu.
Ya Allah...
Ku yakin bila saatnya sudah menghampiri.
Pasti kebahagiaan itu akan aku dapati.
Mohon beri aku kekuatan dan kesabaran dalam penantianku.
Ya Allah..
Kirimkan dia yang dapat membawa kebaikan.
Baik bagi duniaku, akhiratku dan agamaku.
Agar kami dapat bersama-sama berjamaah untuk tetap Menuju-Mu.
Bimbinglah hati kami.
Kuatkan hati kami.
Penuhilah dengan Rahmat serta kasih sayang-Mu.
Selalu.
Aamiin Ya Rabbal 'Alamiin..
Setelah selesai shalat aku melakukan kebiasaan menulis puisi. Aku sangat suka menulis puisi.aku pun mulai menulis;
Dalam diam aku mencintaimu, kusimpan rasa dibalik tabir rahasia,mengagumimu dalam diam seribu bahasa,tersulam rindu dalam jiwa,sunyi tanpa suara.
Tak peduli sekalipun kau hanya dapat kumiliki dalam mimpi, menjagamu dari balik bayangan, mendekapmu dalam khayalan.
Dan saat kau jauh,rasa gelisah datang menyentuh,tak bisakah kau susuri,jelajahi hati yang tak mungkin kau singgahi.
Namun biarlah,aku akan tetap menjadi pemilik cinta tanpa ungkapan,mencintaimu dalam diam,dalam angan dan impian
Disetiap kegiatanku aku selalu terbayang wajah Akhwat itu, siapa lagi kalau bukan Aisyah. Entah kenapa yang aku pikirkan? Apakah aku mulai mencintai Akhwat itu.
Sejak pertama aku mendengarkan suara lantunan ayat Al-Qur'an aku selalu memikirkan Aisyah.
Sifat Aisyah yang begitu taat pada agama membuatku jatuh hati padanya


Part 6
"Mencintai dan Dicintai adalah fitrah manusia, tapi islam mengaturnya agar cinta itu mulia lagi terjaga"

Seperti hari biasa, aku menjalankan aktivitas seperti biasa sebagai seorang siswa SMA. Yang selalu disibukkan oleh tugas yang membuatku hampir menyerah.
Di sekolah
Aku membaca buku bersama Fery di perpustakaan, ada banyak buku disana aku bingung mau membaca apa! Aku terus mencari-cari akhirnya ada bebuah buku yang judulnya menarik aku mulai membacanya.
Pada saat aku membaca, aku mendapatkan sebuah kata-kata yang saat menyentuh hati;
Manusia hanyalah pengendara di atas punggung usianya.
Digulung hari demi hari, bulan, dan tahun tanpa terasa.
Nafas kita terus berjalan seiring jalannya Waktu, setia menuntun kita ke pintu kematian..
Sebenarnya dunialah yang makin kita jauhi dan liang kuburlah yang makin kita dekati.
Satu hari berlalu, berarti satu hari pula berkurang umur kita.
Umur kita yang tersisa di hari ini sungguh tak ternilai harganya, sebab esok hari belum tentu jadi bagian dari diri kita.
Karena itu,
jika hari berlalu tapi tiada Kebaikan dan Kebajikan yang kita lakukan maka akan keringlah batin kita.
Jangan tertipu dengan usia muda, karena syarat untuk mati tidaklah harus tua.
Jangan terperdaya dengan badan sehat, karena syarat untuk mati tidak pula harus sakit.
Teruslah berbuat baik... berkata baik...!
Kritisi semua yang tidak baik.
Walau tak banyak orang yang mengenalimu, tapi kebaikan dan kebajikan yang kita lakukanlah yang akan menuntun kita pada kebahagiaan, dan akan dikenang oleh mereka yang kita tinggalkan...
Waktu sudah menunjukkan pukul 10.00 bel masuk sudah berbunyi. Aku mulai merapikan buku yang aku baca tadi. Dalam perjalanan menuju kelas tiba-tiba aku di dorong oleh Randy dan teman-temanya hingga aku terjatuh hingga kakiku kesleo. Aku Cuma bisa duduk dan kesakitan.
"Hey kurang ajar kamu kenapa kamu dorong burhan?" kata Fery
"Emang gue pikirin" kata Randy sambil tertawa bersama teman-temannya
"Awas aku laporin Ke guru BK" kata fery
"Laporin aja nggak takut, nanti kalau kamu laporin awas aja nanti Pulang Aku habisin" kata Randy
"Udah-udah fery jangan ladenin dia biarin aja, biar Allah yang membalasnya" kataku
Randy dan teman-temanya pergi meninggalkan Kami berdua.
"Kamu gak papa han?" kata fery
"Nggak papa kog, tolong aku tuntun aku ke kelas" kataku
"Udah aku bawa ke UKS aja"kata fery
"ehh gak usah"kataku
"yaudah kita kekelas" kata fery
Aku berjalan menuju kelas dengan keadaan pincang.
Sesampainya kekelas aku langsung duduk dibangkuku, aku melihat Randy hanya tertawa saja, dia tidak peduli.
Karena Guru-guru akan mengadakan rapat, pada hari ini kita pulang lebih awal.
Dirumah
Sesampainya dirumah aku langsung masuk kekamar dan mencari balsem untuk kakiku. Setelah itu aku oleskan pada kaki. Setelah itu aku Istirahat sejenak. Waktu sedah menunjukkan jam setengah tiga, aku bangun dan menunaikan kewajiban shalat 'asar. Alhamdulillah kakiku sekarang sudah agak baikan.
Aku ingin pergi keluar bermain sama teman-teman. Setelah bermain aku pulang kerumah sesampainya dirumah aku langsung mandi dan mempersiapkan untuk shalat maghrib. Azan maghrih telah berkumandang. Aku segera melaksanakan shalat berjamaah bersama abi dan umi. Setelah shalat maghrib, kebiasaan rutin ku lakukan adalah Muraja'ah hafalan. Aku bermuroja'ah diruang keluarga bersama Abi. Setiap ayat yang kubaca, terkadang masih ada yang harus dibetulkan tajwid dan makhorijul hurufnya. Maka dari itu abi harus mengoreksi kalau muraja'ah. Selesai muraja'ah. Azan isya' berkumandang. Aku,umi dan abi melaksanakan shalay isya'.
Setelah selesai aku menuju kekamar untuk belajar. Tiba-tiba hp ku berbunyi
Druuttt- Druuutt- druuut
Aku langsung membuka hp
PING!!!
PING!!!
PING!!!
Ternyata dari fery
"Ada apa fer, tumben BBM aku?"kataku
"hehehe, iya nihh gimana kaki kamu udah sembuh?"kata fery
"Alhamdulillah Sudah baikan, agak mendingan"kataku
"Owh. Syafakallah ya"kata fery
"Iya,syukron"kataku
"Na'am" kata fery
Setelah itu aku melenjutkan belajar, waktu sudah menunjukkan setengah sembilan. Aku menutup buku.
Hampir setiap malah sebelum aku tidur aku selalu teringat oleh Aisyah. Sejak kapan Aku memikirkannya dan sejak kapan aku mulai mencintainya,
Aku tak tahu sejak kapan aku mencintaimu
Aku juga tak tahu kapan mulai memiliki perasaan terhadapmu
Tapi kini..
Seolah olah ada tembok tinggi dan besar menghadang antara kita
Kita dekat tapi terpisahkan oleh tembok itu
Aku ingin kamu yg meruntuhkan tembok itu
Aku tak bisa meruntuhkannya
Atau setidaknya bantu aku untuk meruntuhkan tembok itu
Perlahan..
Runtuhkan tembok itu
Jujur aku tak bisa untuk memulainya (lagi)
Mulailah hancurkan tembok itu,
Lalu biar aku yg akan melanjutkan menghancurkannya
Sehingga kita bisa kembali seperti semula, sedia kala.
Karena disini, aku hanya bisa berdo'a sebanyak banyaknya..

 
Part 7
“Cinta Adalah Penyegaran Yang Terbesar Dalam Hidupku”
Pukul 02.00
Aku bangun untuk melaksanakan shalat Tahajud. Setelah melaksankan shalat Tahajud aku berdo’a kepada Allah;
“Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada). Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Selesai Aku mulai menuju tempat tidur dan tidur kembali.
Pukul 04.30
Aku mulai terbangun lagi,aku langsung mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat subuh.
Setelah shalat subuh aku bersiap siap untuk pergi sekolah.aku harus menyetlika baju untuk hari ini dan mempersiapkan buku pelajaran hari ini.
Pagi hari pukul 06.00 cuaca agak tidak bersahabat, cuaca hari ini setikit mendung dan mulai hujan grimis.aku tidak menyangka yang setiap hari-hari cerah sekarang hujan. Aku berpamitan kepada orang tua untuk mencari ilmu.
“abi,umi. Aku berangakat sekolah dulu ya” ucapku sambil mencuim tangan abi dan umi.
“baiklah han, hati-hati dijalan dan jangan lupa dipakai jas hujannya karena masih grimis”ucap abi.
“iya bi, aku berangkat sekolah dulu ya Assalamu’alaikum”ucapku kemudian pergi dengan sepeda motorku.
Pukul 06.40 aku sampai disekolah. Sekolah masih sangat sepi aku belum melihat keberadaan fery.
Aku langsung bergegas menuju kelas, setelah sampai dikelas aku melihat Aisyah yang sangat cantik itu. Pada saat Aku memperhatikan Aisyah tiba-tiba fery datang dan mengkagetkanya.
Hayoo!!!!!!! Sedang memperhatikan siapa kamu? Ucap fery.
Aku sangat gugup.
“hhhmmm. Enggak kog” ucapku.
“heleh bohong dosa lohh,aku tahu kog kamu sedang memperhatikan Aisyah iya kan? Kamu suka sama dia?” ucap fery.
“hem iya aku sedang memperhatikan aisyah tapi aku belum punya perasaan sama dia”ucapku.
“Cie cie burhan tapi kan ada rencana suka sama dia” ucap fery.
“Yaa gitu dehh fer” ucapku.
Tiba-tiba bellpun berbunyi teettt-teeettt-teeettt menandakan akan dimulainya pelajaran, hari ini ada tugas untuk membuat puisi. Aku sudah mempersiapkan puisi ini dari jauh-jauh hari...
Satu per satu nama dipanggil untuk membaca puisi. Nama pertama kali dipanggil adalah Aisyah. Aku sangat memperhatikan aisyah entah apa yang memasuki pikirannya, aku hanya terfokus kepada aisyah akhwat sholehah yang mampu memasuki pikirannya. kurasa hatiku tenang mendengarkan puisi aisyah yang sangat menyentuh hati, aku sangat suka puisinya Aisyah.
saat aisyah selesai membacakan puisinya semua bertepuk tangan.
Setelah Aisyah mundur. Nama selanjutnaya pun dipanggil aku sangat deg-deg-an setelah dipangil akhirnya nama yang panggil adalah Burhan. Aku sangat grogi akupun maju didepan, aku mulai membaca puisiku;
Kutinggalkan masa laluku untuk berhijrah
Mendekatkan diri ku kini ikuti tuntunan syari’ah
Kuburkan dalam-dalam kelamnya sejarah
Kini ku benar-benar ingin menggapai ridha Allah.
Tak ada lantunan paling indah kecuali sebuah do’a
Tak ada kenyamanan jiwa jika engkau tak pasrah pada-Nya
Tak ada arah yang lurus kecuali pada sang Pencipta
Dan takkan ada kebaikan tanpa keridhoan-Nya.
Kini ku merasakan betapa nikmatnya hikmah
Hikmah indahnya ku dekatkan diri pada-Mu ya Allah
Dimana aku bisa rasakan begitu besar rahmat serta hidayahnya
Dan kini ku jalankan semua perintah tuk dapatkan berokah.
Terima kasih atas nikmatmu ini ya Allah
Terima kasih atas anugrah indah yang kau berikan.
Selesai membacakan Puisi tiba-tiba Ananda teman dari Aisyah mendekatiku.
“Hai han” sapa nanda.
“hai juga” ucapku.
“puisimu tadi bagus banget sampai Aisyah tadi bilang kepadaku dia sangat suka puisimu” ucap nanda.
“yang bener?, tolong bilangin Aisyah Aku terima kasih”ucapku.
“iya, pasti aku sampaikan” ucap nanda.
Setelah menyampaikan pesandari aisyah ananda kembali duduk didepan bersama Aisyah.
Setelah beberapa jam kemudian setelah semua selesai akhirnya....
Teeett-teeeett-teeeetttt menandakan jam istirahat.
Disaat semua istirahat menuju kantin, aku masih berada di kelas bersama fery. Aku curhat kepada fery
“ehh tadi pas kamu maju tadi ananda datang kesini dia menyampaikan pesan dari Aisyah bahwa aisyah sangat suka puisiku”ucapku.
“ea ea ea paling dia suka padamu han” ucap fery.
“eee gak mungkin dia suka padaku” ucapku.
“mungkin aja dia suka, aku pernah lihat dia sedang memperhatikanmu” ucap fery.
“ aaahhh yang bener” ucapku.
“Iya aku gak bohong” ucap fery.
Kemudian Ananda teman sebangku Aisyah masuk ke kelas.
“bentar ya fer aku mau tanya kepada nanda dulu” ucapku.
“ mau tanya apa kamu han” ucap fery
“ yaa ada dehhh” ucap ku
Aku mulai mendekati ananda.
“Assalamu’alaikum nan” ucapku
“Wa’alaikum salam han ada apa? Ucap nanda
“hhhmmmm...aku boleh minta itu nggak” ucapku
“ mau minta apa han” ucap nanda
“aku boleh minta Pinnya Aisyah nggak” ucapku dengan malu
“ bentar... ini Pinnya , buat apa kamu minta pinnya aisyah?” ucap nanda
“kepoo kamu” ucapku
“nanti aku bilangin aisyah lhoo kalau kamu minta pin nya aisyah”ucap nanda
“ ya jangan lahh” ucapku
“ yadehh” ucap nanda
“yaudah Makasihh yahh” ucapku
“iya sama-sama” ucapku
Setelah berbicara dengan ananda aku mulai kembali duduk ditempatku.
“ kamu bicara apa sama nanda?”ucap fery
“hemm tadi aku Cuma bicara soal Aisyah aja kog” ucapku
“ ciee kamu mulai suka yahh?”ucap fery
“hem aku Cuma kagum aja sama dia”ucapku
“ealahh han,  jaga hati ”ucap fery
"iya iya fer" ucapku


Part 8
"Kehidupan Bagaikan Mawar. Jika Kamu Tidak Pandai Memetiknya, Kamu akan Terkena Durinya"

Dirumah....
Setelah mengganti baju dan makan siang aku selanjutnya mengerjakan tugas dari guru minggu lalu karena besok harus dikumpulkan.
Setelah selesai mengerjakan tugas aku teringat tadi di sekolah aku meminta Pinnya Aisyah dari Nanda. Aku langsung mengambil hp di tempat tidur dan membuka bbm mencoba untuk menginvitnya. Menunggu diterima oleh Aisyah aku membaca-baca novel dirak buku yang aku punya. Setelah beberapa menit kubuka hpku lagi setelah kubuka ternyata belum di terima. Sambil menunggu aku berfikir untuk membuat puisi, ini kegiatanku yang paling aku suka meskipun sulit membuatnya;
Kekasihku dirimu akan selalu ada di hatiku
Meskipun aku tidak bisa memilikimu
Namun hati dan jiwa ini hanya untuk seseorang
Meskipun kau bukanlah milikku
Tuhan....
Beri aku satu kesempatan untuk bersamanya
Izinkan aku mencintainya dan menyayanginya
Meskipun aku tau bahwa cinta ini terlarang
Namun aku sangat ingin memilikinya untuk selamanya
Tuhan..
Mengapa cinta ini harus terlarang
Mengapa aku tidak bisa mencintainya
Saat ini aku mulai jatuh cinta
Mengapa harus terhalang karena cinta terlarang
Tuhan...
Apa aku salah telah mencintai dia
Walau aku tau dia bukan tercipta untukku
Namun aku ingin selalu bersamanya
Menjalani hidup ini bersamanya
Biarlah cinta ini tumbuh di hatiku dan hatimu
Entah sampai kapan...
Semoga tetap abadi walau kita tidak bersama
Tapi aku yakin aku bahagia bersamanya
Puisi ini akanku sembahkan oleh seseorang yang aku cintai... Ahaiii....
Setelah beberapa jam berlalu, aku mencoba melihat hpku lagi ternyata sudah diterima 10 menit yang lalu. Lalu aku meng-Chat dia.
"Assalamu’alaikum" kata ku
Saat aku chat dia pesanku belum dibaca, setelah menunggu 5 menit pesanku dibaca dan dia membalasnya.
"wa'alaikumsalam" kata Aisyah
"lagi ngapain" kata ku
"baca buku. Bentar-bentar ini burhan siapa? " kata Aisyah
"orang yang nabrak kamu waktu itu" kata ku
Setelah itu Aisyah tidak membalas pesanku itu.  Kemudian setelah beberapa jam aku kembali memberi pesan kembali.
"kog nggak dibalas,  kenapa?. Aku hanya ingin pinjam buku novel yamg yang kemarin kamu baca" kata ku
"Maaf, aku sedang sibuk makanya aku nggak bales pesan kamu.  Buku yang mana?" kata Aisyah
"Owhh ya nggak papa kog.  Buku yang cinta dalam diam itu beh pinjam sebentar? Aku ingi baca" kata ku
"owhh gitu,  boleh kog han. Kapan mau pinjam? " kata Aisyah
" kalau boleh besok bisa" kata ku
"bolehh kog.  Besok ambil aja disekolah" kata Aisyah
"okeee besok pagi aku ambil" kata ku
"yaaa.. Yaudah udah dulu yahh wassalamu'alaikum" kata Aisyah
"iya Wa’alaikumsalam" kata ku
Di sekolah...
Kesesokan harinya,aku berangkat lebih pagi karena aku harus mengambil buku dari Aisyah.
Tiba disekolah aku langsung menuju kelas aku melihat Aisyah sendiri dikelas, aku langsung menghampiri dia...
"Assalamu’alaikum" ucapku
"wa'alaikumsalam" ucap Aisyah
"gimana bukunya kamu bawa to" ucapku
"iya aku bawa.  Bentar aku ambilkan" ucap Aisyah
Dia langsung membuka tasnya dan mengambil bukunya.
"ini han buku yang mau kamu pinjam" ucap Aisyah
"iya makasih ya..  InsyaAllah minggu depan aku kembalikan" ucap ku
"iya" ucap aisyah
"yaudah aku mau keluar dulu Assalamu’alaikum" ucap ku
"iya wa’alaikumsalam" ucap Aisyah mengakhiri percakapan kita
Setelah berbicara dengan aisyah aku keluar dari kelas menuju ke teras depan kelas untuk membaca bukunya.... 


Part 9
“Jika kau mencintaiku,biarkanlah aku tahu.Tapi jika tidak,tolong biarkan aku pergi”
Saat aku membaca buku di depan pintu kelas Fery datang menghampiriku sambil membawa sebuah kotak kecil ditangannya, entah isinya apa. Aku mencoba menanyakan isi didalam kotak yang Fery bawa.
“apa yang kamu bawa itu” ucapku
“oh ini, ini buat Ananda” ucap  Fery
“hah buat Ananda??, cie mau ngasih hadiah ni yeee” ucapku
“iya..enggak ini titipan dari Ananda,kemarin dia pesen suruh beliin jam tangan” ucap Fery
“owhh gitu ya,kirain apaan” ucapku
“apa yang kamu baca itu Han?”ucap Fery
“oh ini, ini novel Cinta Dalam Diam ku pinjam dari Aisyah”ucapku
“oh,kapan kamu pinjamnya Aku kog nggak tau?”ucap Fery
“ini tadi kog” ucapku
Saat kami berbicang-bincang tiba-tiba Randy mengambil buku yang Aku baca.
“apa-apaan kamu ngambil bukuku” ucapku
“pinjam boleh enggak” ucap Randy sambil tertawa-tawa
“sini-sini kembalikan itu bukan bukuku”ucapku
“enggak.. punya kamu atau bukan punya kamu bukan urusanku”ucap Randy
“sini kembalikan atau Aku laporkan ke pak Slamet”ucapku
“huu apa-apa dilaporkan”ucap Randy
Tiba-tiba ada Pak Slamet datang menghampiri kami.
“ada apa ini ribut-ribut disini” ujar Pak Slamet
“itu pak Randy mengambil buku yang Aku baca tadi” ucapku
“enggak pak Aku tadi pinjam kedia katanya boleh”ucap Randy
“ehh enggak pak dia langsung mengambilnya langsung dia enggak bilang apa-apa”ucapku
“apa bener yang dikatahan Burhan, randy!!!!”ucap Pak Slamet
“iya pak randy langsung mengambil bukunya enggak bilang” sahut Fery
“iya pak, Aku langsung menyaut bukunya Burhan” ucap Randy
“kalau gitu kembalikan bukunya Burhan” ucap Pak Slamet
“iya pak” ucap Randy
“ini han bukunya aku kembalikan dan Aku minta maaf” ucap Randy
“iya enggak papa kog” ucapku
“kalau udah selesai masalahnya Bapak pergi dulu kekantor” ucap Pak Slamet
“iya pak” ucap Aku,Fery dan Randy
Setelah Pak Slamet pergi Randy juga ikut pergi tapi sebelum pergi Randy mengatakan kepadaKu “tunggu saja pembalasanku han” Aku tidak takut dengan perkataan Randy.
tet-tet-tet
Bell masuk telah berbunyi Aku dan Fery masuk kelas dan mengikuti pelajaran.
###
Dirumah.
Hari ini Aku akan berencana untuk menemui Ustad Rifai di masjid sore ini. Sebelum menemui Ustad Aku mengajak temanku untuk menemaniku.
Pukul 5 sore.
Karena rumah dengan masjid berjarak dekat Aku dan Bagas berjalan kaki. Setelah sampai di masjid Ustad Rifai sedang mengaji di dalam masjid.
“assalamu’alaikum Ustad” ucapku
“wa’alaikumsalam. Tumben ketemu Ustad ada apa Han?” ucap Ustad
“iya Stad. Ana mau tanya stad, apakah memang pacaran dalam islam enggak boleh” ucapku
“iya, Rasul melarang segala jenis khalwat(berdua-duaan) yang bukan mahram, termasuk pacaran” ucap Ustad
“walau pun beda wilayah? LDR gitu” ucapku
“mau beda wilayah, mau beda negara, mau beda dunia, LDR atau tetangga, tetep aja haram” ucap Ustad
“kan pacarannya enggak ngapa-ngapain”ucapku
“pacaran nggak ngapa-ngapain? terus ngapain pacaran?” ucap Ustad
"maksudnya nggak yang aneh-aneh gitu” ucapku
“nggak aneh-aneh aja dapet dosa, rugi kan? Mendingan nggak usah” ucap Ustad
“tapi kan kita punya perasaan” ucapku
“punya perasaan nggak buat kamu boleh maksiat kan?”ucap Ustad
“iya sih Stad. Tapi bedanya pacaran ama Ta’aruf apa sih?”ucapku
“bedanya kalau pacaran itu mengharuskan adanya jadian. Jadian itu mirip ijab kabul. Hanya bedanya ijab kabul disaksikan pak penghulu,ortu,dll. Sedangkan jadian disaksikan oleh setan karena sering kali dilakukan hanya berdua ditempat sepi” ucap Ustad
“terus apa tanda-tandanya bahwa seseorang itu jodoh kita” ucapku
“tanda jodoh itu 3M. Siapa yang paling bisa Memaklumi, Memaafkam, dan Memotivasi kita kearah yang lebih baik InsyaAllah itu jodoh kita” ucap ustad
“owh gitu Stad. Syukron Stad” ucapku
“iya sama-sama. Sekarang kamu wudhu terus azan ini udah waktu Maghrib” ucap ustad
“siap Stad” ucapku
Aku mengambil air wudhu dan segera mengumandangkan Azan. Setelah selesai shalat maghrib aku tadarus Al-Qur’an bersama Ustad Rifai.
Waktu menunjukkan pukul 7 malam, sudah masuk shalat Isya. Setelah melaksanakan shalat isya aku pulang dan mengerjakan PR. Saat mengerjakan PR aku tidak tau Nomer 4 soalnya apa, aku mencoba untuk menchat Aisyah
Aku(Burhan).
“assalamu’alaikum Aisyah”
From Aisyah.
“wa’alaikumsalam han, ada apa han”
Aku(Burhan).
“ini aku mau tanya PR nomer 4 soalnya tulisannya enggak jelas”
From Aisyah.
“bentar yah aku lihat dulu”
From Aisyah.
“ Apa yang kamu ketahui tentang Istiqomah?”
Aku(burhan).
“syukron ya”
From Aisyah.
“Iya sama-sama han”
Aku(Burhan).
“yaudah aku ngerjain PR dulu Assalamu’alaikum”
From Aisyah
“iya Wa’alaikumsalam”
Aku mulai melanjutkan mengerjakan PR setelah selesai aku mulai Istirahat untuk mengembalikan stamina untuk besok. 


Part 10
"Terkadang permainan tak perlu kata 'Mulai' dan 'usai'. Permainan ada begitu saja, tanpa diminta, datang lalu hilang, hilang sebab tenggelam"
Jujur....sakit memang kehilanganmu,sangat terasa sekali rapuhnya aku tanpamu. Hebatnya dulu kamu bisa mencintaiku tanpa alasan,ironis nya sekarang kamu mampu meninggalkanku tanpa ada penjelasan,pergi begitu saja tanpa ada kabar sama sekali.
setidaknya aku bisa menepati janjiku,janji untuk saling tidak meninggalkan seperti yang pernah saling kita ucapkan,bahkan aku mampu mencintaimu dengan begitu hebatnya,lantas kenapa kamu juga mampu meninggalkanku dengan begitu mudahnya?
###
Beberapa hari kemudian, pagi pukul 04.30
Suara azan shubuh mulai terdengar ditelingaku. Aku terbangun dari tidurku dan langsung ngangambil air wudhu kemudian melaksanakan shalat Shubuh.
Setelah selesai,aku berfikir hari ini mengembalikan buku yang aku pinjam dari Aisyah minggu lalu karna udah selesai aku baca. Tapi aku akan membuat surat untuk Aisyah untuk mengunggapkan perasaanku padanya. Aku mencari selembar kertas dan bolpoin dimeja.
Selesai membuat, aku langsung menyelipkan di buku yang dia pinjamkan ke aku. Aku tidak sabar menunggu balasan suratku nanti, apakah dia juga menyukaiku? Tapi entah lah aku tunggu aja balasan nya.
Pukul 06.00 aku besiap siap untuk berangkat sekolah. Aku kali ini berangkat sekolah bersama fery, setelah menunggu beberapa menit fery datang.aku berangkat sekolah, setelah sampai aku langsung menuju ke kelas. Dan menemui Aisyah,aku mencari cari Aisyah tidak ketemu-ketemu aku mencari di kelas tidak ada,di perpustakaan juga tidak ada, akhirnya aku bertemu di depan lap komputer
"akhirnya aku menemukanmu Aisyah,aku kesana kemari mencarimu tapi enggak ada" ucapku
"emangnya ada apa han?" ucap Aisyah
"ini aku mengembalikan bukumu yang aku pinjam minggu lalu" ucapku
"emangnya udah selesai kamu baca han?" ucap Aisyah
"Alhamdulillah udah selesai kok" ucapku
"gimana ceritanya? Bagus kan?" ucap Aisyah
"wah bangus banget dek" ucapku
" hehehe kalau mau pinjam lagi,pinjam aja sama aku enggak papa kok" ucap Aisyah
"wah yang bener nih?" ucapku
"iya bener" ucap Aisyah
"wah kapan-kapan aku pinjam lagi ah" ucapku
"iya gak papa" ucap Aisyah
"yaudah kita masuk kelas aja, udah mau masuk ini" ucapku
" iya ayoo" ucap Aisyah
Aku dan Aisyah berjalan menuju kelas. Sampai dikelas aku dan Aisyah duduk ditempat masing-masing.
Aku menunggu-nunggu surat yang ada didalam itu dibaca. Setelah menungu beberapa jam kemudian dia mengeluarkan bukunya dan membukanya
@@@
Wah apa ini kok ada kertas di dalam buku ini.
Aisyah pun membuka kertas itu. Ada tulisan apa ini?..Aisyah pun membacanya
Setiap manusia pasti merasakan adanya rasa cinta dan hal inilah yang aku alami saat ini... aku syukuri atas fitrah dan anugrah yang Allah karuniakan ini... Terkadang aku renungi, Jika perasaan suka ini membawa aku kedalam kenistaan dan germelapnya dunia.......Mestilah cinta ini kan ku hindari. Namun cinta mengajar aku dalam kehidupan yang penuh dengan nur ilahi.. pasti cinta ini yang akan aku tempuh... Aku yakin dengan perasaan suka ini... Bukan suatu yang salah yang hadir di hati ini karna hatimu dan keteguhanmu...membuat aku mampu menghadirkan cinta ini.
Maafkan aku jika hadirnya cinta ini membuat dirimu tidak bisa menerimanya. Aku menyadari hadirnya cinta ini bukanlah, suatu yang tidak pasti yang aku harapkan, dengan hadirnya cinta ini, akan membuatmu lebih mengerti dengan rasa yang sesugguhnya....
Aku mengagumimu....karena itu kelebihan yang Allah berikan kepadamu. Aku mencintaimu karena itu merupakan fitrah dan anugrah yang Allah tanamkan ke dalam hatiku... walaupun tak bisa memiliki tapi aku bahagia dengan hadirnya cinta ini...........
Aku harap hatimu akan lebih terbuka dengan makna cinta yang sesugguhnya....dan aku harap dirimu akan lebih mengerti dengan hadirnya cinta di hati ini... hadirnya dirimu kan membawa sejuta makna dengan cinta yang sesungguhnya....
I Love you Because Allah
"Maaf jika tangan ini terlalu berani menulis isi hati ini..."
Aku tunggu balasan surat ini......
Dari pengagum rahasiamu
B.F.R
Aisyah pun bertanya-tanya..dari siapa ini suratnya, apakah dari burhan?.. aku kira ini suratnya dari burhan siapa lagi dia kemarinkan pinjam buku ini..
Entah apa yang dipikirkan Aisyah, dia merasa agak malu.. didalam lubuk hati yang paling dalam Aisyah dia juga menyukai burhan.
Aisyah pun mencari selembar kertas untuk membalas suratnya itu.


Part 11
"Berharap pada seseorang itu adalah kekecewaan yang tertunda. Sungguh manusia tak bisa mengabulkan harapan. Hanya Allah yang mampu memberikan"
Pada saat itu Aisyah langsung membalas surat dari burhan.....
Beberapa menit kemudian Aisyah selesai menulis dan melipat kertasnya. Dia menungu jam pulang telah tiba dan memberikan suratnya kepada Burhan.
Beberapa jam kemudian waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang waktunya pulang sekolah, Asiyah mulai membereskan peralatannya ke tas dan
Kring... kring... kring.... bel pulang telah berbunyi
Saat semua sudah pulang Aisyah memberikan suratnya kepada Burhan pada saat memberikan suratnya disitu ada temenya si Fery.
"Assalamu'alaikum, ini buat kamu han" ucap Aisyah
"Wa'alaikumsalam, ini apa?" ucapku
"Coba kamu nanti kamu baca dirumah" ucap Aisyah
"Iya" ucapku
"Yaudah aku permisi dulu Assalamu'alaikum" ucap Aisyah
"Wa'alaikumsalam..hati-hati dijalan"
###
setelah Aisyah pergi si Fery itu bertanya kepadaku...
"Cie..cieee...cieee dari Aisyah" ucap Fery
"Apaan sihh ini Cuma kertas aja. Huuuu" ucapku
"Ahhh yang bener, coba aku lihat sini!!" ucap Fery
"ehh ehh gak enggak!!"ucapku
"yaudah lah aku pulang duluan aja, Assalamu'alaikum" ucap fery
"iya hati-hati dijalan Wa'alaikumsalam" ucapku
Setelah Fery itu pulang, aku ingin sekali membuka surat dari si Aisyah tadi, aku tidak sabar membacanya. Ku mulai membacanya....
Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan pada akhi. Ketahuilah, ana juga hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan, ana bukanlah wanita sempurna, sebagaimana yang mungkin akhi harapkan.. Maka, ketika Allah memilih akhi untuk ana, maka saat itu Dia ingin menyempurnakan kekurangan ana dengan keberadaan akhi, dan ana tahu. Akhi pun bukanlah laki-laki yang sempurna.. Dan ana berharap ketidaksempurnaan ana mampu menyempurnakan diri akhi.. Karena suatu hari nanti kita akan satu.. anta dan ana akan menjadi 'kita'..
Pada akhi yang Allah pilihkan untuk ana....Sebelumnya ingin ana beri tahu pada akhi.. Ana hidup dan besar dari keluarga yang beriman dan berbahagia.. Orang tua yang begitu sempurna.., Dengan cinta yang begitu membuncah..Ana dibesarkan dengan limpahan kasih yang tak terhingga..Maka, pada akhi ana katakan.. Saat Allah memilih akhi dalam hidup ana suatu hari nanti, maka saat itu ana berharap, akhi pun sanggup melimpahkan cinta pada ana.. Memperlakukan ana dengan sayang yang begitu indah..
Pada akhi yang Alloh pilihkan untuk ana....Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diri ana dengan ilmu dan tarbiyah, membentuk ana menjadi wanita yang mencintai Rabbnya.. Maka ketika Dia memilih akhi untuk ana, maka saat itu, Allah mengetahui bahwa akhipun telah menempa diri akhi dengan ilmu-Nya..
Dan ana akan selalu jatuh cinta pada akhi..
Aisyah salsabila
melihat suratnya sekarang aku tahu jika dia juga mencintaiku, tapi gimana lagi aku dan dia masih duduk dibangku sekolah kita harus mengejar cita-cita belum saatnya kita berpacaran.
Dirumah....
Aku mencoba membuat pesan melalui Whatsaap untuk Aisyah
"Assalamu'alaikum Aisyah" kata ku
"Wa'alaikumsalam, Ada apa burhan?" jawab Aisyah
" ini aku pengen ngomong sesuatu" kata ku
" ohh silahkan ngomong apa!" jawab Aisyah
"gini Aku sebenarnya suka sama kamu seja dulu, Kamu baik, lembut, dan akhlak kamu baik. Tapi aku bingung, dalam islam kan enggak boleh pacaran.."kata ku
"iya, aku juga suka sama kamu. Tapi sekarang kita berteman aja, kalau kita pacaran, nanti Allah marah sama kita, pacaran juga akan mendatangkan Dosa" jawab Aisyah
"iya, kamu bener.. nanti kalau memang jodoh pasti kita dipertemukan lagi kan.." kataku
"iya.. InsyaAllah.."jawab Aisyah
Percakapan berakhir disitu. Selanjutnya mereka benar-benar memegang ucapan mereka, mereka bergaul layaknya seorang teman.

Berbagai Ilmu

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard.

0 comments: